Beranda Berita Danny Ings Striker Tajam yang Tak mendapat Kesempatan Bersinar di Liverpool

Danny Ings Striker Tajam yang Tak mendapat Kesempatan Bersinar di Liverpool

182
0
Danny Ings Striker Tajam yang Tak mendapat Kesempatan Bersinar di Liverpool
Danny Ings Striker Tajam yang Tak mendapat Kesempatan Bersinar di Liverpool

Danny Ings Striker Tajam yang Tak mendapat Kesempatan Bersinar di Liverpool – Dalam dua musim terakhir, Danny Ings dianggap sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Inggris. Musim lalu, ia mampu bersaing dengan Jamie Vardy dan Pierre-Emerick Aubameyang di papan atas top skor Premier League. Musim ini, Ings kembali menunjukkan keahliannya dalam membobol gawang lawan dengan koleksi 3 gol dari 3 laga.

Namun, sebelumnya Ings sempat mengalami masa lalu yang kelam dalam kariernya. Striker dengan tinggi badan 178 cm itu disebut sebagai satu dari sekian banyak penyerang gagal yang ada di Liverpool kala itu. Anehnya, ketika memutuskan pergi dari Liverpool, Ings kembali menemukan ketajamannya dan bersaing di papan atas top skor Premier League.

Jebolan Akademi Terbaik

Hampir setiap musim Liverpool memiliki penyerang yang mampu mencuri perhatian dengan ketajamannya dalam mencetak gol. Namun, pada periode  2010-2016, The Reds pernah memiliki segudang penyerang berbakat yang gagal tunjukkan performa cemerlangnya di Anfield.

Salah satu di antaranya adalah Danny Ings. Pemain yang lahir di  Winchester, 23 Juli 1992 tersebut gagal tampil apik bersama The Reds dan dicap sebagai pembelian gagal.

Jauh sebelum itu, bakat Ings sebagai salah satu striker terbaik dunia telah tercium sejak muda. Ia tergabung dalam sebuah tim akademi terbaik di Inggris yang kerap melahirkan talenta-talenta berbakat, Southampton. Sayangnya beberapa tahun kemudian Inga dilepas oleh Southampton karena postur tubuhnya yang kecil dan kurus.

Ayah Ings yang peduli dengan bakat sang anak kemudian mengajaknya untuk bergabung dengan akademi Bournemouth pada usia 15 tahun. Di sana, Ings benar-benar berkembang pesat. Pada usia 18 tahun, ia berhasil menembus tim utama Bournemouth dan menandatangani kontrak profesional pertamanya.

Namun, belum sempat merasakan bermain di tim utama Bournemouth, Ings justru dipinjamkan ke Dorchester Town pada musim 2010/2011. Ings hanya menghabiskan separuh musim bersama Dorchester dengan catatan 9 penampilan dan mencetak 4 gol. Dirinya kembali ke Bournemouth pada paruh kedua musim tersebut dan sukses menciptakan 8 gol dari 28 penampilan.

Ings kemudian hijrah ke Burnley pada musim berikutnya. Di usianya yang masih muda, ia mampu bersaing dengan pemain senior lain dan merebut tempat sebagai striker utama.

Musim 2013/2014 menjadi momen terbaik Ings bersama Burnley. Ia mampu torehkan 20 gol di musim tersebut dan berhasil membawa Burnley promosi ke Premier League di musim berikutnya.

Masa Kelam di Liverpool

Usai membawa Burnley promosi ke Premier League, Ings kembali tampil moncer pada musim 2014/2015. Ia sukses membukukan 11 gol dari 35 penampilannya bersama Burney di Premier League. Aksi gemilang Ings tersebut menarik minat Liverpool yang kala itu membutuhkan seorang striker berdarah dingin.

Atas rekomendasi pelatih Brendan Rodgers, The Reds memboyong Ings dari Burnley dengan mahar 22 juta euro pada Juli 2015. Ings pun antusias bermain di klub barunya tersebut. Ia sempat tampil 5 kali dan mencetak 2 gol di awal musim itu, sebelum nasib buruk menghampirinya.

Ings mengalami cedera ACL saat menjalani sesi latihan bersama timnya. Karena cedera tersebut, ia harus absen selama 7 bulan dan kehilangan banyak kesempatan bersama Liverpool.

Danny Ings Striker Tajam yang Tak mendapat Kesempatan Bersinar di Liverpool
Danny Ings Striker Tajam yang Tak mendapat Kesempatan Bersinar di Liverpool

Beberapa bulan setelah sembuh dari cedera ACL, Ings harus kembali berurusan dengan meja operasi. Kali ini ia dibekap cedera lutut yang memaksanya absen panjang hingga akhir musim 2016/2017.

Pada musim berikutnya, Ings mulai kehilangan kesempatan sebagai striker utama Liverpool seiring dengan semakin klopnya trio Firmino-Mane-Salah. Ia lebih banyak menghangatkan bangku cadangan The Reds di musim tersebut.

Ings akhirnya mengalah dan memutuskan pergi dari Liverpool ke Southampton pada Agustus 2018 dengan status pinjaman.

Siap Kembali ke Puncak Performa

Semusim Bersama The Saints, Ings seakan terlahir kembali. Ia mampu tampil apik dalam 24 laga Premier League dengan sumbangan 7 gol.

Pada musim 2019/2020, Setelah diberi kontrak permanen oleh Southampton, Ings semakin menggila. Ia sukses ceploskan 22 gol dari 35 penampilan di Premier League musim itu.

Namanya bersaing ketat dengan sejumlah bintang Premier League lain seperti Jamie Vardy dan Pierre-Emerick Aubameyang. Sayangnya, ia gagal menyabet gelar top skor karena kalah satu angka dari koleksi gol Jamie Vardy di tangga teratas.

Catatan tersebut merupakan capaian terbaik dalam karier profesional Ings. Pemain 28 tahun itu digadang-gadang akan semakin bersinar musim ini. Ia pun menjadi salah satu kandidat kuat striker yang akan diboyong Timnas Inggris ke ajang Euro 2020 mendatang.

Baca Juga : 5 Bintang Sepak Bola yang Pernah Menjadi Fans Klub Rival

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here