Beranda Berita Joshua Kimmich Sukesor Philip Lahm Bek Terbaik Eropa 2020

Joshua Kimmich Sukesor Philip Lahm Bek Terbaik Eropa 2020

208
0
Joshua Kimmich Sukesor Philip Lahm Bek Terbaik Eropa 2020
Joshua Kimmich Sukesor Philip Lahm Bek Terbaik Eropa 2020

Joshua Kimmich Sukesor Philip Lahm Bek Terbaik Eropa 2020 – Setelah UEFA mengumumkan drawing Liga Champions 2020/2021 di Jenewa, Swiss pada Kamis (1/10/2020) malam WIB, Joshua Kimmich dinobatkan sebagai bek terbaik Eropa tahun 2020. Hal ini menyusul Bayern Munchen yang menjuarai Liga Champions dan UEFA Super Cup.

Bek Terbaik Eropa

Dalam malam acara UEFA tersebut, sejumlah pemain Bayern Munchen mendominasi nominasi skuad terbaik di berbagai posisi. Salah satunya pemain bertahan terbaik tahun ini yang dimenangkan oleh Joshua Kimmich. 

Bek 25 tahun ini mampu unggul perolehan poin dari dua rekan satu tim mereka yang juga masuk nominasi. Keduanya adalah David Alaba dan Alphonso Davies. Dimana Kimmich memperoleh 161 poin, sedangkan Alphonso Davies mendapatkan 138 poin, disusul David Alaba dengan 119 poin.

Pemain yang juga handal bermain sebagai gelandang ini di Liga Champions musim lalu berhasil diturunkan sebanyak 11 pertandingan. Dia juga mencatatkan dua gol dan empat assist. Di dalam skuad besutan Hansi Flick, peran dari Joshua Kimmich tidak tergantikan. Total dia sudah memainkan 51 laga dengan tujuh gol dan 17 assist. Catatan ini akhirnya mampu membuat Bayern Munchen merengkuh treble winnernya di tahun 2020 ini.

Anak Pesepakbola Amatir

Sebelum moncer dengan bakat yang dimiliki seperti saat ini, Joshua Kimmich mendapatkan ilmu awalnya sebagai salah satu bek terbaik Eropa di akademi lokal VfB Bösingen. Pemain dengan nama lengkap Joshua Walter Kimmich ini dilahirkan di kota Rottweil, Jerman pada 8 Februari 1995.

Dia merupakan anak dari pasangan Berthold Kimmich, dan Anja Kimmich. Ayahnya merupakan mantan pemain sepak bola amatir di Jerman. Dan kemudian mewariskan pengetahuannya tentang si kulit bundar kepada Kimmich kecil.

Setelah mengawali karir bersama VfB Bösingen, Kimmich beralih ke VfB Stuttgart untuk mendapatkan pengetahuan lebih luas. Di akademi ini Kimmich ditempa menjadi seorang pemain bertahan, dan seiring berjalannya waktu permainannya semakin meningkat pesat. 

Merasa bisa tampil di semua posisi, Kimmich menginginkan promosi ke skuad senior. Namun sang pelatih menilai jika fisiknya terlalu kecil dan menyarankan untuk bertahan di skuad junior satu tahun lagi.

Merasa sakit hati dengan keputusan sang pelatih, akhirnya Joshua Kimmich memutuskan untuk pindah ke akademi RB Leipzig. Saat itu Leipzig masih bermain di kasta ketiga Liga Jerman, dan Kimmich sukses menjadi pilihan utama sang pelatih sebagai gelandang bertahan. Dia mampu menelurkan tiga gol dari 55 laga. Penampilannya yang memukau bersama RB Leipzig akhirnya membuat Joshua Kimmich mulai diminati klub besar.

Bergabung dengan Bayern Munchen

Bayern Munchen yang kala itu berada di bawah era kepelatihan dari Josep Guardiola melihat bakat dan potensi yang dimiliki Kimmich. Hingga akhirnya di tahun 2015 dia diboyong ke Allianz Arena untuk kontrak bermain selama lima musim. Debutnya bersama Die Roten terjadi pada 9 Agustus 2015 di ajang DFB Pokal ketika melawan FC Nottingen.

Sebulan kemudian, dia merasakan debutnya di ajang Bundesliga saat Bayern Munchen menang kandang kontra Augsburg. Masih di bulan yang sama, Joshua Kimmich berkesempatan menjalani debutnya di ajang Liga Champions. 

Joshua Kimmich Sukesor Philip Lahm Bek Terbaik Eropa 2020
Joshua Kimmich Sukesor Philip Lahm Bek Terbaik Eropa 2020

Kala itu Bayern Munchen berhadapan dengan Olympiakos. Musim pertamanya bersama skuad Die Roten berjalan mulus ketika dirinya bermain sebanyak 23 kali dengan 15 diantaranya dia bermain sebagai starter.

Gol pertamanya di Bundesliga terjadi pada 9 September 2016 dimana Kimmich mampu membawa Bayern Munchen menang 2:0 dari Schalke. Dua hari berselang, Kimmich kembali mencetak gol. Kali ini dua kali dia menjebol gawang dan membawa Die Roten menang 5:0 atas FC Rostov di ajang Liga Champions.

Musim 2016/20017 dia habiskan dengan mengantongi 9 gol dari 40 laga di semua kompetisi. Dua musim berselang, bek ini mulai konsisten bermain dan mampu mencetak gol. Total ada 8 gol dari 95 laga dari musim 2017/2018 dan 2018/2019.

Penampilan impresif dari seorang Joshua Kimmich kembali berlanjut di musim 2019/2020 kemarin. Dimana sepanjang musim dia sudah menelurkan tujuh gol serta 17 assist dari 51 laga di semua kompetisi. 

Bahkan di usianya yang kini masih 25 tahun, dia digadang-gadang menjadi suksesor legenda pemain Timnas Jerman, Philipp Lahm. Dan terbaru, musim 2020/2021 kali ini, Kimmich sudah bermain sebanyak empat kali dan menghasilkan dua gol serta dua assist. Catatan ini akan terus bertambah sering permainannya yang konsisten.

Baca Juga : Victor Osimhen Predator Baru Napoli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here