Beranda Berita Miralem Pjanic Drama Pilar Baru Milik Barcelona

Miralem Pjanic Drama Pilar Baru Milik Barcelona

239
0

Miralem Pjanic Drama Pilar Baru Milik Barcelona – Setelah melalui lika-liku yang cukup panjang, drama transfer Miralem Pjanic dari Juventus ke Barcelona akhirnya berakhir. Kini gelandang asal negara Bosnia-Herzegovina ini telah resmi menjadi bagian dari Barcelona untuk beberapa musim kedepan.

Negosiasi Alot

Kepastian mengenai transfer Miralem Pjanic dari klub Juventus ke Barcelona akhirnya resmi selesai. Meski sempat menemui hambatan, namun negosiasi tersebut terlaksana dengan sukses. Juventus melepaskan gelandang tersebut setelah setuju untuk menukarnya dengan Arthur Melo.

Semula memang yang membuat proses negosiasi alot adalah karena Melo masih ingin bertahan di Barcelona lebih lama lagi. Namun setelah kedua klub ini berunding, mereka berhasil membujuk Arthur Melo untuk bersedia menerima pertukaran tersebut.

Miralem Pjanic sendiri kini sudah menginjak usia 30 tahun, dan ini merupakan lonjakan yang besar dalam karirnya sebagai pemain sepak bola. Bersama Barcelona, banyak pihak berpendapat jika Pjanic bakal bersinar di Camp Nou. Dia dipastikan akan dengan cepat beradaptasi dan menjadi andalan di skuad Blaugrana.

Perjalanan Pjanic

Saat ini Miralem Pjanic sudah resmi menjadi bagian dari pasukan Barcelona yang diusung oleh pelatih barunya, Ronald Koeman. Namun jauh sebelum itu, pemain kelahiran 2 April 1990 ini sudah mencicipi berbagai liga bersama klub yang berbeda.

Miralem Pjanic Drama Pilar Baru Milik Barcelona
Miralem Pjanic Drama Pilar Baru Milik Barcelona

Karir sepak bolanya dimulai dengan membela klub Liga 1 Prancis, FC Metz. Pjanic muda memulai karirnya dengan Metz pada tahun 2007 silam setelah dirinya mendapatkan kesempatan promosi dari skuad Metz U-19.

Bermain sebagai playmaker, Pjanic berhasil mencatatkan 32 penampilan di Liga 1 dengan menyumbangkan empat gol dan dua assist. Meski begitu, raihan tersebut tidak bisa menyelamatkan timnya dari ancaman degradasi di musim 2007/2008. Bakatnya yang luar biasa dengan Metz membuatnya dikenal oleh klub-klub besar lainnya. Dan setelah mengetahui Metz terdegradasi, Olympique Lyonnais akhirnya meminang Miralem Pjanic.

Tepat di tahun 2008 Lyon memboyong Pjanic untuk kembali bersaing ke Liga 1 Prancis. Mereka tidak ingin bakat istimewa yang dimiliki pemain Bosnia-Herzegovina ini hanya berasing di kasta kedua. Keputusan merekrut Pjanic ternyata tepat setelah dia mampu memberikan kontribusi besar.

Pjanic mampu menunjukkan peningkatan kemampuan yang cukup signifikan ketika selama tiga tahun membela skuad Les Gones. Selama bersama Lyon dia berhasil menorehkan 121 penampilan dengan 16 gol dan 21 assist.

Bergabung dengan AS Roma

Setelah dirasa cukup mengenyam pengalaman di Liga Prancis, Pjanic akhirnya menerima pinangan AS Roma untuk bermain ke Serie A, Italia. Dia butuh tantangan baru dalam karirnya, dan tahun 2011 lalu dia resmi bergabung dengan skuad Giallorossi. Bermain bersama Radja Nainggolan dan juga Kevin Strootman, Pjanic mampu menjadi pilar penting di AS Roma.

Tercatat dia sudah menyumbangkan 30 gol serta 44 assist dari 185 penampilan bersama I Lupi. Selama lima tahun sudah Pjanic menyumbangkan segala potensi terbaiknya untuk AS Roma. Hingga kemudian dia dipinang oleh sesama klub Serie A, Juventus.

Kala itu di bulan Juni 2016, Pjanic diboyong ke Allianz Arena dengan mahar sebesar 32 juta Euro. Alasan utamanya merapat ke Turin adalah untuk kembali mendapatkan tantangan baru. Keputusannya akhirnya berbuah manis saat dia mampu membawa klub berjuluk La Vecchia Signora tersebut meraih banyak gelar bergengsi. Diantaranya adalah empat kali juara Serie A, dua kali Trofi Coppa Italia, serta satu kali juara Piala Super Italia.

Rekrutan Termahal Nomor 8 Barcelona

Di akhir musim 2019/2020 kemarin, Miralem Pjanic di usianya yang sudah menginjak 30 tahun menerima pinangan Barcelona. Pjanic yakin meski usianya sudah menginjak kepala tiga, namun kebolehannya mengolah si kulit bundar belum usai. Dia diboyong ke Camp Nou dengan mahar sebesar 60 juta Euro ditambah bonus sebesar 5 juta Euro untuk masa bakti selama empat tahun.

Nilai sebesar itu cukup fantastis bagi seorang pemain yang sudah berusia 30 tahun. Jika dihitung dari nilai pokok dari transfer Pjanic di angka 60 juta Euro, maka dia menempati urutan kedelapan dalam rekrutan termahal Barcelona sepanjang sejarah.

Harga Pjanic masih dibawah Frenkie de Jong ketika diboyong dari Ajax dengan nilai 75 juta Euro di musim 2019/2020, dan juga Zlatan Ibrahimovic saat diboyong dari Inter Milan di musim 2019/2020. Untuk urutan pertama masih ditempati oleh Philippe Coutinho ketika dirinya didatangkan dari Liverpool pada musim 2017/2018 lalu dengan mahar sebesar 145 juta Euro.

Baca Juga : Prediksi Lille OSC vs Metz Les Dogues Berpeluang Menang Lagi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here