Beranda Berita Profil Vedat Muriqi Dari Korban Perang Menjadi Penyerang Tangguh

Profil Vedat Muriqi Dari Korban Perang Menjadi Penyerang Tangguh

67
0
Profil Vedat Muriqi Dari Korban Perang Menjadi Penyerang Tangguh
Profil Vedat Muriqi Dari Korban Perang Menjadi Penyerang Tangguh

Profil Vedat Muriqi Dari Korban Perang Menjadi Penyerang Tangguh – Klub asal ibukota Italia, Lazio, sepertinya terbilang pasif dalam bursa transfer musim panas kali ini. Namun, belakangan, tim ini tengah mencuri perhatian setelah dikabarkan berhasil bawa penyerang berdarah blasteran Kosovo-Albania, Vedat Muriqi. Football Italia mengatakan bahwa Muriqi datang ke Elang Ibukota dengan biaya transfer sebesar 20 juta euro.

Sepanjang karirnya, Muriqi memang hanya membela klub-klub yang tak begitu populer di Eropa. Namun, berbicara soal insting predatornya dalam ciptakan gol, pemain 26 tahun tak bisa dianggap enteng. Musim lalu, ia bahkan masih sanggup ciptakan 17 gol dari 36 pertandingan yang ia mainkan bersama Fenerbahçe.

Korban Perang Kosovo

Dikenal sebagai penyerang tajam, siapa sangka bahwa Muriqi punya masa lalu yang terbilang kelam. Muriqi dilahirkan pada tanggal 24 April 1994 di Prizren. Kota yang terletak 85 kilometer dari Pristina tersebut, kini memang menjadi bagian dari negara Kosovo. Namun, sebelumnya, kawasan ini merupakan salah satu wilayah Republik Federal Yugoslavia.

Sekitar era 90-an, perang berkecamuk di daerah Kosovo yang bertujuan untuk membebaskan negara ini dari Yugoslavia. Muriqi yang saat itu masih kecil mengatakan bahwa ia adalah salah satu korban dari perang tersebut. Perang inilah yang membuatnya kehilangan ayahnya dan meninggalkan Kosovo ke Albania.

“Saya kehilangan ayah saya di usia tujuh tahun.” Kata Muriqi. “Saat itu, kami pergi ke Albania karena perang. Para tentara mencari kami, jadi kami hampir tak punya kesempatan untuk lari. Mereka bahkan sudah menemukan kami di Kosovo, tapi, beruntung, kami masih bisa selamat.”

“Saat itu, mereka memberitahu saya untuk lari dari sana, dan rumah kami kemudian dibom dalam waktu dua jam setelahnya. Kami tidur di lantai basement, kami tidur beralaskan botol air selama dua hari. Semua yang kami punya hanyalah bawang dan roti untuk kami makan sebanyak tiga kali sehari.”

Sukses di Albania dan Turki

Masa-masa kelam akhirnya berlalu dengan semakin cemerlangnya karir Muriqi di sejumlah klub asal Albania. Hingga pada 2014, Muriqi bergabung dengan Giresunspor, sebuah klub yang kala itu bermain di level ke-2 kompetisi Turki. Muriqi kemudian menjadi pemain kunci di Çaykur Rizespor pada tahun 2018.

Berkat penampilan gemilangnya inilah yang berhasil membawanya pindah ke klub impian masa kecilnya, Fenerbahçe. Di tim ini, ia berhasil lesatkan 17 gol dan tujuh assist dari 36 laga yang ia mainkan bersama Fenerbahçe di musim lalu. Kini, ia dikabarkan akan segera merapat ke klub Italia, Lazio.

Karir Internasional

Meski kini dikenal sebagai pemain internasional Kosovo, Vedat Muriqi sejatinya sudah pernah tampil bersama timnas lain, tepatnya di timnas Albania. Pada 15 Oktober 2013, ia memperkuat timnas Albania U-21. Ia melakoni laga debutnya untuk Albania U-21 di kualifikasi Piala Eropa U-21 tahun 2015.

Profil Vedat Muriqi Dari Korban Perang Menjadi Penyerang Tangguh
Profil Vedat Muriqi Dari Korban Perang Menjadi Penyerang Tangguh

Sebelumnya, tepatnya pada Juni 2013, Muriqi mengawali karirnya sebagai punggawa Kosovo U-21 di ajang Valais Youth Cup tahun 2013. Mendapat panggilan pertama dari tim senior pada 2016, Muriqi ternyata harus menunggu cukup lama untuk catatkan debutnya. Ia tampil perdana untuk Kosovo senior pada bulan September 2019.

Musim 2018/2019 lalu, Muriqi ikut tampil bersama Kosovo di kompetisi UEFA Nations League, tepatnya di Liga D. Sayangnya, di musim ini, Muriqi tak dapat bermain di kompetisi UEFA Nations League, Liga C. Pasalnya, setelah mengalami cedera ankle di kualifikasi Euro 2020 kemarin, Muriqi kini kembali mendapat cedera yang masih misterius.

Penyerang yang Kuat dan Cepat

Sebagai seorang penyerang, Muriqi disebut memiliki gaya bermain layaknya sejumlah penyerang populer lain, seperti Zlatan Ibrahimović dan Peter Crouch. Alasannya, adalah karena pemain 26 tahun disebut punya fisik yang kuat. Ia juga unggul dalam situasi bola-bola udara dan memiliki akurasi tembakan yang mumpuni.

Mantan pemain Turki Rıdvan Dilmen bahkan pernah memuji Muriqi sebagai pemain yang komplet. Menurutnya, Muriqi adalah perpaduan penyerang jangkung yang kuat, serta penyerang yang cepat. Bahkan, jika dimainkan bersama mantan pemain seperti eks defender Fenerbahçe, Alex, produktivitas gol Muriqi akan semakin bertambah.

“Ada beberapa tipe penyerang. Beberapa dari mereka mungkin pendek, tapi cepat. Yang lain punya kekuatan. Sementara yang lain tinggi seperti Peter Crouch yang dapat mempertahankan bola di kaki mereka. Dan saya rasa, Muriqi adalah gabungan itu semua.” Kata pria yang sekarang beralih profesi menjadi pundit tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here