Beranda Berita Barcelona Terkapar di El Classico Ronald Koeman Salahkan VAR

Barcelona Terkapar di El Classico Ronald Koeman Salahkan VAR

175
0
Barcelona Terkapar di El Classico Ronald Koeman Salahkan VAR
Barcelona Terkapar di El Classico Ronald Koeman Salahkan VAR

Barcelona Terkapar di El Classico Ronald Koeman Salahkan VAR – Sebuah laga akbar di ajang La Liga telah berlangsung pada Sabtu malam (24/10) kemarin. Dua raksasa di kompetisi tersebut, Barcelona dan Real Madrid, bertarung sengit di Camp Nou. Setelah berjuang keras selama 90 menit, Los Blancos akhirnya sukses menaklukkan Blaugrana di kandangnya dengan skor akhir 1-3.

Namun, ada kejadian menarik pasca pertandingan tersebut. Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mengaku kesal dengan keputusan wasit yang memberikan hukuman penalti kepada timnya. Pria asal Belanda tersebut menilai hal tersebut tak seharusnya terjadi. Ia merasa dirugikan dengan adanya VAR dalam sepak bola.

Kalah di Kandang

Camp Nou menjadi saksi pertarungan El Clasico jilid satu musim 2020/2021 ini. Pada jornada ke-7 La Liga musim ini, Barcelona dan Real Madrid menurunkan skuad terbaiknya.

Duel terasa sengit sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Pada menit kelima, Real Madrid sukses mencetak gol pembuka melalui Federico Valverde memanfaatkan umpan manis yang dilepaskan oleh Karim Benzema.

Tiga menit berselang, Barcelona merespon dengan gol yang dicetak oleh Ansu Fati memanfaatkan umpan silang Jordi Alba. Skor 1-1 menutup jalannya babak pertama pada pertandingan tersebut.

Di babak kedua, pertarungan semakin tampak menarik. Kedua tim semakin intens menekan pertahanan lawan satu sama lain.

Barcelona Terkapar di El Classico Ronald Koeman Salahkan VAR
Barcelona Terkapar di El Classico Ronald Koeman Salahkan VAR

Pada menit ke-62, wasit menunjuk titik putih setelah Clement Lenglet dinilai menjatuhkan Sergio Ramos dengan sengaja di kotak penalti. Sergio Ramos sendiri yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Barcelona, Neto, dengan tenang dan membawa Real Madrid unggul 2-1.

Los Blancos memastikan kemenangan mereka menjadi 3-1 melalui gol Luka Modric di menit ke-90. Playmaker asal Kroasia tersebut sukses mengelabui kiper dan beberapa bek Barcelona dengan tendangan chip yang meluncur mulus ke gawang Blaugrana.

Dengan kemenangan tersebut, Real Madrid kini menduduki posisi puncak klasemen dengan koleksi 13 poin. Sementara itu, Barcelona harus tertahan di peringkat ke-12 masih dengan koleksi 7 poin.

Penalti Kontroversial

Usai laga tersebut, pelatih Barcelona, Ronald Koeman tampak merasa sangat kecewa. Namun, eks pelatih Timnas Belanda tersebut bukan kecewa kepada penampilan anak asuhnya, melainkan kecewa terhadap keputusan wasit.

Dalam sesi jumpa pers pasca pertandingan, Koeman benar-benar tidak terima dengan keputusan wasit yang memberi hadiah penalti kepada Real Madrid di babak kedua. Los Blancos memang dihadiahi penalti di menit ke-62 setelah Sergio Ramos tersungkur di kotak penalti usai berduel dengan Clement Lenglet.

Wasit sempat merasa ragu dalam mengambil keputusan. Namun, setelah melihat tayangan ulang melalui layar VAR, wasit akhirnya memutuskan untuk menghukum Barcelona dengan tendangan penalti. Nahasnya, Sergio Ramos yang turun sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik sehingga Barcelona tertinggal 1-2.

Menurut pengamatan Koeman, penalti tersebut tidak seharusnya terjadi. Ia justru menilai bahwa Ramos yang melakukan pelanggaran kepada Lenglet. Dalam tayangan ulang, Koeman menjelaskan bahwa Ramos terlihat merangkul dan menahan Lenglet terlebih dahulu sebelum akhirnya Lenglet menarik jersey Ramos.

Koeman juga menilai bahwa Ramos dengan jelas melakukan aksi diving. Sebab, jika melihat cara Lenglet menarik jersey, seharusnya Kapten Real Madrid tersebut jatuh ke depan, bukan jatuh ke belakang.

Sering Dirugikan

Kekecewaan Koeman dalam laga ini tak lepas dari sebuah teknologi yang lazim digunakan dalam sepak bola akhir-akhir ini, yaitu VAR. Koeman mengaku sangat kesal dengan VAR yang kerap merugikan timnya.

Koeman tak habis pikir, mengapa hukuman VAR selalu jatuh kepada Barcelona selama ini. Dalam 5 pertandingan terakhir di La Liga, Blaugrana memang kerap dijatuhi hukuman akibat ketidakadilan VAR.

Koeman mencontohkan kejadian pelanggaran Lionel Messi dalam laga melawan Sevilla beberapa waktu lalu. Saat itu, mega bintang Argentina tersebut tampak jelas dilanggar oleh pemain belakang Sevilla di area penalti. Namun, wasit tak menunjuk titik putih, bahkan tak ingin melihat tayangan ulangnya dengan VAR.

Begitu pula saat Barcelona berjumpa Getafe, sepekan setelahnya. dua pelanggaran keras dari pemain Getafe seharusnya diberi kartu merah. Namun, wasit lagi-lagi tak mengindahkannya dan tak ingin mengoreksinya melalui VAR.

Menurut Koeman, VAR cukup baik digunakan dalam sepak bola, namun entah mengapa timnya yang selalu menjadi korban. Koeman pun menuntut operator La Liga untuk memberi penjelasan kepadanya terkait penggunaan teknologi ini dalam membantu wasit mengambil sebuah keputusan.

Baca Juga : Soal Insiden dengan Van Dijk Ancelotti Bela Pickford

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here