Beranda Berita Keras Panas Ricuh PSG vs Marseille Tercatat Sebagai Pertandingan Terburuk Abad ke-21

Keras Panas Ricuh PSG vs Marseille Tercatat Sebagai Pertandingan Terburuk Abad ke-21

257
0
Keras Panas Ricuh PSG vs Marseille Tercatat Sebagai Pertandingan Terburuk Abad ke-21
Keras Panas Ricuh PSG vs Marseille Tercatat Sebagai Pertandingan Terburuk Abad ke-21

Keras Panas Ricuh PSG vs Marseille Tercatat Sebagai Pertandingan Terburuk Abad ke-21 – Ligue 1 Perancis menjadi salah satu kompetisi yang telah memulai musim baru 2020/2021 beberapa pekan lalu. Pada gameweek kedua yang berlangsung Sabtu malam hingga Senin dinihari kemarin, Ligue 1 menyajikan sejumlah laga seru dan menarik.

Salah satunya adalah laga yang mempertemukan dua klub raksasa Perancis, Paris Saint Germain melawan Olympique Marseille. Sesuai prediksi, pertandingan tersebut berjalan sengit sepanjang 90 menit.

Namun, hal-hal tak terduga terjadi di sepanjang pertandingan. Bermain dengan tempo tinggi membuat para pemain dari kedua tim bermain keras. Belasan kartu keluar dari kantong wasit. Bahkan, kericuhan sempat terjadi sebelum pertandingan berakhir.

Bigmatch Sengit

Pertandingan antara PSG melawan Marseille menjadi salah satu yang paling ditunggu oleh penggemar sepak bola Eropa. Kedua tim tersebut dikenal sebagai rival yang selalu bersaing sengit setiap musimnya. PSG dan Marseille bahkan disebut sebagai dua tim unggulan juara Ligue 1 musim ini.

Pada Senin dinihari (14/9), PSG dan Marseille bertemu dalam sebuah pertandingan yang berlangsung di Stadion Parc de Princes. Turun dengan skuad terbaik, kedua tim bertarung sengit sejak peluit pertama ditiup oleh wasit.

Marseille sukses menjebol gawang Sergio Rico melalui sontekan Florian Thauvin di menit ke-31 setelah menerima umpan manis Dimitri Payet. PSG yang berusaha untuk mencetak gol balasan selalu gagal dalam penyelesaian akhir. Hingga akhir pertandingan, Marseille sanggup mempertahankan keunggulan tersebut dan memastikan kemenangan 1-0 di laga ini.

Hujan Kartu

Pertandingan PSG melawan Marseille tak seperti pertandingan sepak bola biasa. Usai gol yang dicetak Thauvin, tensi permainan dari kedua kubu tampak semakin tinggi. Duel-duel keras mewarnai jalannya pertandingan di atas lapangan.

Wasit Jerome Bisard tercatat meniup peluit tanda pelanggaran sebanyak 36 kali sepanjang pertandingan ini. Bahkan, ia terpaksa mengeluarkan 17 kartu, dimana 12 diantaranya merupakan kartu kuning dan 5 lainnya adalah kartu merah.

Dari kubu tuan rumah, kartu kuning diberikan wasit kepada Neymar, Alessandro Florenzi, Juan Bernat, Leandro Paredes, dan Angel DI Maria. Sementara kartu kuning untuk Marseille diberikan kepada Hiroki Sakai, Dimitri Payet, dan Pape Gueye di babak pertama. Selanjutnya, Maxime Lopez, Dario Benedetto, dan Kevin Strootman yang mendapat kartu kuning di babak kedua.

Keras Panas Ricuh PSG vs Marseille Tercatat Sebagai Pertandingan Terburuk Abad ke-21
Keras Panas Ricuh PSG vs Marseille Tercatat Sebagai Pertandingan Terburuk Abad ke-21

Tensi panas kedua kubu berada di titik tertinggi ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu. Pada menit 90+5, penyerang Marseille, Dario Benedetto terlihat menyikut wajah Leandro Paredes.

Paredes yang tak terima dengan perlakuan tersebut lantas mendorong Benedetto hingga tersungkur. Keributan pun pecah setelah sejumlah pemain PSG dan Marseille turut menghampiri kedua pemain tersebut dan terlibat aksi saling dorong.

Situasi di lapangan semakin tak terkendali ketika Layvin Kurzawa dan Jordan Amavi terlibat adu jotos. Tak hanya itu, Neymar juga tertangkap kamera melayangkan tamparan ke  arah kepala Alvaro Gonzalez.

Wasit pun dengan tegas memberi kartu merah kepada 5 pemain dari kedua kubu. PSG harus kehilangan Leandro Paredes, Layvin Kurzawa dan Neymar. Sementara dua pemain Marseille, Dario Benedetto dan Jordan Amavi juga ikut diusir keluar lapangan.

Neymar vs Gonzales

Keributan ternyata tak berhenti di atas lapangan saja. Usai laga, dua pemain PSG dan Marseille tampak melanjutkan perseteruan mereka di media sosial. Kedua pemain tersebut adalah Neymar dan Alvaro Gonzales yang sempat terlibat baku hantam di akhir pertandingan.

Neymar kesal dengan Gonzales lantaran pemain asal Spanyol tersebut meneriakkan kata-kata rasis kepadanya. Neymar menilai Gonzales telah memanggilnya dengan sebutan “monyet” ketika ia berjalan berjalan di sisi lapangan.

Namun, Gonzales membantah tuduhan Neymar tersebut. Dalam sebuah cuitan di akun twitternya, Gonzales menulis “Tak ada tempat untuk rasisme.”

Selain itu, Gonzales juga menyindir Neymar yang dinilai arogan dan tak bisa menerima kekalahan. “Terkadang Anda harus belajar menerima kekalahan. Tiga poin yang luar biasa hari ini, Allez OM, terima kasih semuanya,” tulis Gonzales dalam akun twitternya.

Pertandingan Terburuk

Banyaknya kartu yang keluar dari saku wasit membuat pertandingan antara PSG melawan Marseille kali ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Menurut catatan Opta, jumlah 17 kartu yang dikeluarkan wasit membuat laga ini menjadi yang paling buruk di Ligue 1 dalam abad 21 ini.

Meski begitu, Pelatih PSG, Thomas Tuchel mengaku tak terlalu memusingkan catatan negatif tersebut. Ia mengaku tidak marah dengan tingkah buruk anak asuhnya di atas lapangan. Tuchel hanya ingin fokus membenahi performa timnya agar mampu mempertahankan gelar juara di akhir musim nanti.

Baca Juga : Prediksi Getafe CF vs CA Osasuna 19 September 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here