Beranda Berita Mason Mount Bocah Ajaib Berlian Beharga Milik Chelsea

Mason Mount Bocah Ajaib Berlian Beharga Milik Chelsea

207
0
Mason Mount Bocah Ajaib Berlian Beharga Milik Chelsea
Mason Mount Bocah Ajaib Berlian Beharga Milik Chelsea

Mason Mount Bocah Ajaib Berlian Beharga Milik Chelsea – Sejak musim lalu, Frank Lampard harus berpikir keras menemukan formula terbaik untuk Chelsea di tengah hukuman larangan transfer pemain. Memainkan sejumlah pemain jebolan tim akademi merupakan sebuah solusi yang kemudian menjadi berkah bagi The Blues di hari ini.

Salah satu pemain yang dipromosikan Lampard ke tim utama Chelsea adalah Mason Mount. Sejak pertama kali diberi kepercayaan untuk tampil di tim utama, Mount sukses memukau semua orang yang melihatnya. Kini bakatnya terus berkembang. Ia pun disebut sebagai pemain berharga yang akan memberikan sederet gelar untuk Chelsea beberapa tahun mendatang.

Suksesor John Terry

Mason Tony Mount lahir di Portsmouth, Inggris, pada 10 Januari 1999. Usianya kini masih 21 tahun, namun talentanya bisa diadu dengan sejumlah pemain bintang lain di Premier League.

Sejak kecil, bakat Mount dalam sepak bola telah terlihat jelas. Ia kerap tampil menonjol di antara anak seusianya saat bermain sepak bola bersama. Hampir setiap hari, Mount mengasah kemampuannya bersama sang ayah, Tony, yang selalu mendukungnya tumbuh sebagai pesepak bola profesional.

Pada usia 4 tahun, Mount bergabung dengan klub akademi lokal bernama Boarhunt FC. Di klub tersebut, talenta Mount benar-benar di atas rata-rata rekan seusianya hingga kemudian dua klub ternama di Inggris melirik bakatnya.

Mount mengikuti trial di tim junior Portsmouth dan juga Chelsea pada 2005 silam. Ia pun dinyatakan lulus di kedua klub tersebut, namun Mount lebih memilih untuk bergabung dengan Chelsea.

Akan tetapi pilihan Mount tersebut tidak direstui oleh Tony. Sang ayah beranggapan bahwa Chelsea merupakan klub yang tak banyak memberikan kesempatan kepada pemain mudanya untuk berkembang. Ia khawatir jika anaknya tidak mendapat jam terbang yang cukup di tim utama dan gagal merambah karir sebagai pesepak bola profesional.

Namun, Mount bersikeras untuk tetap bermain di Chelsea. Ia mengatakan kepada ayahnya bahwa dirinya akan menjadi penerus John Terry yang tumbuh dari tim akademi menembus tim utama Chelsea. Dengan percaya diri tinggi, Mount berjanji akan menjadi salah satu legenda The Blues suatu saat nanti.

Masa Peminjaman

Dengan semangat yang tinggi, Mount selalu tampil luar biasa di setiap pertandingan bersama tim akademi Chelsea. Ia mampu tampil cemerlang bersama di berbagai turnamen dan kompetisi junior bersama The Blues muda.

Prestasi Mount bersama tim muda Chelsea juga cukup membanggakan. Ia berhasil merengkuh gelar UEFA Youth League 2016. Pada musim 2016/2017, ia sukses meraih 2 gelar sekaligus, FA Youth Cup dan Premier League U-18. Bersama Timnas Inggris, ia sukses menjadi juara UEFA U-19 Championship 2017 di Georgia.

Mason Mount Bocah Ajaib Berlian Beharga Milik Chelsea
Mason Mount Bocah Ajaib Berlian Beharga Milik Chelsea

Prestasi cemerlangnya tersebut membuat Mount jadi buruan klub lain. Ia kemudian dipinjamkan ke klub Eredivisie Belanda, Vitesse Arnhem. Semusim di sana, Mount mampu tampil gemilang dengan kontribusi 14 gol dari 32 penampilan.

Pada musim 2018/2019, giliran klub Divisi Championship, Derby County, yang meminjam Mount dari Chelsea. Total 9 gol dan 4 assist berhasil ia ciptakan dalam 38 pertandingan bersama The Rams.

Berkah Hukuman UEFA

Mount membuktikan kepada semua orang bahwa dirinya mampu bersaing di kompetisi level tertinggi walaupun usianya masih belum genap 20 tahun. Melihat performa cemerlang Mount bersama Vitesse dan Derby County, Chelsea tertarik untuk memulangkannya.

Tak hanya sekedar membawanya kembali ke Stamford Bridge, The Blues juga ingin menguji kualitas gelandang muda tersebut. Hukuman larangan transfer yang dijatuhkan oleh UEFA pada awal musim 2019/2020 membuat kesempatan Mount tampil di tim utama Chelsea semakin besar.

Lampard pun memutuskan untuk menurunkannya pada laga akbar melawan Manchester United, 11 Agustus 2019 lalu. Penampilan perdananya kala itu dinilai kurang memuaskan. Namun, Mount mampu menunjukkan peningkatan performa pada laga-laga berikutnya.

Mount menjadi salah satu pemain jebolan akademi yang bersinar bersama Chelsea di musim tersebut. Bersama Tammy Abraham dan Fikayo Tomori, Mount dianggap sebagai proyek Lampard yang berhasil di musim tersebut. Mount tampil dalam 37 pertandingan Premier League di musim tersebut dengan koleksi 7 gol dan 5 assist.

Musim ini, Mount masih menjadi andalan di lini depan The Blues. Ia selalu tampil sebagai starter dalam 3 laga pembuka Premier League musim ini dengan kontribusi 1 gol. Tak heran, banyak yang memprediksi pemain 21 tahun tersebut akan menjadi pemain kunci Chelsea dan Timnas Inggris dalam satu atau dua tahun kedepan.

Baca Juga : Raih Kemenangan MU Masih Punya Segudang Pekerjaan Rumah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here