Beranda Berita Musim Kebangkitan Milan Mengulang Memori Scudetto 1995-1996

Musim Kebangkitan Milan Mengulang Memori Scudetto 1995-1996

213
0
Musim Kebangkitan Milan Mengulang Memori Scudetto 1995-1996
Musim Kebangkitan Milan Mengulang Memori Scudetto 1995-1996

Musim Kebangkitan Milan Mengulang Memori Scudetto 1995-1996 – Pasca laga Derby della Madonnina Minggu (18/10/2020) lalu, para fans AC Milan memutar memori indah di musim 1995/1996 dimana klub kesayangan mereka merengkuh gelar scudetto setelah tampil impresif sepanjang musim kompetisi berjalan.

Belum Terkalahkan

Minggu malam (18/10) lalu skuad I Rossoneri baru saja merampungkan laga pekan keempat mereka di ajang Serie A musim 2020/2021 kali ini. Sejauh ini pasukan yang diusung Stefano Pioli ini masih tak terbendung dan tampil cukup mengesankan.

Pada laga yang tenar dikenal dengan laga Derby della Madonnina ini, AC Milan berhasil keluar sebagai pemenang. Laga yang berlangsung di Giuseppe Meazza ini berakhir dengan skor 1:2. AC Milan berhasil unggul berkat brace yang dicetak oleh striker gaek, Zlatan Ibrahimovic. Sedangkan tuan rumah hanya mampu menelurkan satu gol melalui aksi Romelu Lukaku.

Berkat kemenangan tersebut, AC Milan kini berada di puncak klasemen sementara Serie A dengan meraih 12 poin dari empat laga musim ini. Bahkan dari keempat laga tersebut, tim besutan Stefano Pioli ini baru kebobolan sebanyak satu kali dan berhasil mengoleksi sembilan gol. Kemenangan ini menjadi start yang sangat bagus untuk AC Muilan di Seri A musim 2020/2021 ini.

Akankah Mengulang Scudetto 1995/96?

Seperti dikutip dari Opta, AC Milan musim ini sudah menyamai rekor mereka ketika berlaga di musim 1995/96 silam dimana sejak awal musim empat kemenangan sudah mereka kantongi sejak awal kompetisi bergulir. 

Saat itu skuad I Rossoneri juga mengantongi empat kemenangan beruntun dan di akhir kompetisi mereka mampu menyabet gelar Scudetto. Di musim tersebut, AC Milan yang diperkuat oleh George Weah bersama kolega berhasil mendulang 73 poin.

Jumlah tersebut diketahui terpaut jauh dengan Juventus yang kala itu mengakhiri musim kompetisi dengan skor akhir 65 poin. Sedangkan Lazio mengekor keduanya di peringkat ketiga dengan 59 poin mereka. 

Lantas sekarang timbul pertanyaan besar, apakah AC Milan mampu mengulangi kejayaan mereka 16 tahun lalu ini? Mengingat kompetisi masih cukup panjang, semuanya masih bisa terjadi dan berpeluang besar terulang kembali.

Di musim 1995/96 silam, AC Milan tumbang di laga kelimanya ketika berhadapan dengan Bari dan laga berakhir dengan skor 1:0. Dan jadwal laga selanjutnya AC Milan di laga kelima musim 2020/2021 ini akan berhadapan dengan Roma. Dalam laga tersebut, AC Milan akan menjadi tuan rumah, dan patut dinantikan aksi spektakuler selanjutnya dari Ibrahimovic dan kolega.

Mengulang Laga Kontra Inter Milan 1995/96

Mengenang riwayat 16 tahun silam dimana AC Milan tengah dalam masa jayanya dimana tahun tersebut mereka memiliki materi pemain mewah. Selain memiliki George Weah, I Rossoneri juga diperkuat pemain kelas top seperti Roberto Baggio, Dejan Savicevic, Christian Panucci, Paolo Di Canio, Zvonimir Boban, serta bek tangguh sekelas Paolo Maldini.

Musim Kebangkitan Milan Mengulang Memori Scudetto 1995-1996
Musim Kebangkitan Milan Mengulang Memori Scudetto 1995-1996

Dalam laga Derby della Madonnina tahun tersebut, AC Milan hanya bermain imbang melawan Inter Milan. Kedua klub rival satu kota ini bertemu di putaran pertama musim tersebut. Gol Inter Milan dicetak oleh Massimo Paganin, sedangkan AC Milan mampu menyamakan kedudukan melalui gol Dejan Savicevic.

Masih di musim yang sama, pada pertemuan putaran kedua AC Milan malah kalah dengan skor tipis 0:1. Adalah Marco Branca yang berhasil mencetak gol kemenangan Inter Milan saat itu yang berhasil dia sarangkan di menit ke-5 di Stadion San Siro. Meskipun kalah di laga derby, AC Milan akhirnya menutup musim dengan manis dan mendapatkan gelar juara Scudetto musim 1995/96 bersama pelatih Fabio Capello.

Senada Dengan Aston Villa

Aksi impresif AC Milan di Serie A awal musim ini memang cukup baik dan menjadi pertanda kebangkitan mereka setelah tertidur lama dan puasa gelar. Aksi impresif mereka ini juga senada dengan apa yang diraih Aston Villa di Liga Premier Inggris. 

Kedua liga top Eropa ini di musim terbarunya 2020/2021 masih dipimpin oleh tim-tim kejutan. Bahkan juara musim lalu seakan sama-sama kesulitan untuk mencapai puncak klasemen.

Sejauh ini Aston Villa memiliki rekor sempurna dengan belum terkalahkan dan mengakhiri empat laga awal mereka dengan kemenangan beruntun. Bedanya Aston Villa kini menempati posisi kedua klasemen dengan 12 poin. Villa hanya memiliki selisih satu poin dari pemuncak sementara musim ini Everton.

Baca Juga : Prediksi Barcelona vs Ferencvaros 21 Oktober 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here