Beranda Berita Polemik VAR Kali Ini José Mourinho yang Bersuara

Polemik VAR Kali Ini José Mourinho yang Bersuara

122
0
Polemik VAR Kali Ini José Mourinho yang Bersuara
Polemik VAR Kali Ini José Mourinho yang Bersuara

Polemik VAR Kali Ini José Mourinho yang Bersuara – Kehadiran teknologi, VAR, atau Video Assistant Referee, memang diharap mampu membuat pertandingan sepakbola berjalan lebih adil. Tapi, kenyataannya, sepertinya tak demikian. Belakangan, kontroversi bermunculan mengenai kehadiran teknologi ini. Dan baru-baru ini, pelatih Tottenham Hotspur berikan kritikannya terkait VAR.

VAR dan Beragam Kontroversinya

Sekitar tahun 2018 lalu, sebuah teknologi baru diperkenalkan dalam dunia sepakbola, melalui turnamen Piala Dunia 2018. Teknologi tersebut adalah VAR, atau Video Assistant Referee. Seperti namanya, teknologi ini tercipta untuk membantu para wasit di lapangan agar dapat memimpin jalannya pertandingan dengan seadil-adilnya.

Tapi, dalam prakteknya, penggunaan VAR terkadang menimbulkan kontroversi dan membuat salah satu klub yang berlaga menjadi dirugikan. Insiden dalam laga Derby Merseyside menjadi salah satu contohnya. Di pertandingan tersebut, kiper Everton, Jordan Pickford, lolos dari hukuman, padahal ia melakukan tackle berbahaya pada bek Liverpool Virgil van Dijk.

Selain dalam laga Derby Merseyside, VAR juga mendapat sorotan dalam laga lanjutan Liga Champions, antara Manchester City vs Porto. Seperti dalam laga Everton vs Liverpool, satu pemain kembali menjadi korban di laga ini. Kiper Porto, Agustín Marchesín mendapat tackle keras dari İlkay Gündoğan di laga itu, dan Gündoğan lolos dari jerat kartu merah.

Polemik VAR Kali Ini José Mourinho yang Bersuara
Polemik VAR Kali Ini José Mourinho yang Bersuara

Pemain Manchester City tersebut lolos dari hukuman, tetapi pada akhirnya, timnya lah yang ketiban berkah. City mendapat penalti, sesaat kemudian, setelah Pepe melakukan kesalahan di area terlarang. Sergio Agüero berhasil memanfaatkan situasi dan membuat City kembali menyamakan kedudukan melalui sepakan dua belas pas.

Bukan Salah Wasit, Tapi Salah VAR

Kontroversi yang ditimbulkan VAR mulai membuat orang bertanya-tanya, apakah teknologi ini sudah digunakan sesuai fungsi penciptaannya yang sebenarnya. Pelatih Tottenham Hotspur, José Mourinho, juga berpendapat demikian. Ia menjadi salah satu pelatih yang mengkritik penggunaan VAR.

Dalam dua kejadian tersebut, VAR telah meninjau ulang semuanya, tetapi akhirnya memutuskan untuk mengambil tindakan lebih lanjut. Tapi, menurut Mourinho, Gündoğan dan Pickford seharusnya mendapat kartu merah. Ia tak bisa memaafkan kesalahan yang dibuat oleh VAR dalam mengambil tindakan.

Mantan pelatih Chelsea dan Real Madrid tersebut, dahulu dikenal sebagai orang yang sulit menerima keputusan wasit. Tetapi saat ini, ia telah banyak belajar dan bisa menerima keputusan wasit yang juga seorang manusia biasa. Namun untuk VAR, ia tak bisa menerima kesalahan yang terus dilakukan oleh salah satu teknologi dalam sepakbola tersebut.

Menurut Mourinho, satu hal yang menjadi perhatian orang-orang dalam dua insiden tersebut adalah keberadaan VAR. VAR ada di sana, tapi masih saja ada kesalahan mengenai keputusan yang dibuat. Ia juga mengatakan bahwa ia bisa menerima kesalahan seorang wasit, karena wasit hanya seorang manusia biasa.

Tetapi, menurutnya, ia tak dapat menerima kesalahan yang dilakukan oleh VAR. Seorang wasit bisa saja melewatkan kejadian di atas lapangan yang berlangsung cepat. Dan orang-orang mungkin akan memaafkan kesalahan wasit tersebut. Tapi, masalahnya, di pertandingan itu ada VAR.

Pelatih asal Portugal itu juga menyayangkan insiden yang melibatkan kiper Porto, Agustín Marchesín. Menurutnya, kesalahan VAR mungkin membuat Marchesín bermain dengan keadaan cedera di kakinya. Tapi, ia tak habis pikir, kenapa Porto justru dihukum penalti, sesaat setelahnya, menurut Mourinho, ini semua salah VAR, bukan wasit.

Bukan Satu-Satunya yang Dikecewakan VAR

Mourinho bukan satu-satunya orang yang dibuat kecewa karena VAR. Dan kenyataannya, masih banyak pelatih yang dikecewakan oleh teknologi ini. Pelatih Liverpool, Jürgen Klopp, sempat beberapa kali mengajukan keluhannya tentang VAR. Baru-baru ini, Ronald Koeman dan Frank Lampard juga kompak mempertanyakan penggunaan teknologi ini.

Seperti yang telah disebutkan, Klopp merasa bahwa VAR berlaku tidak adil dalam laga Merseyside Derby, karena tak memberi hukuman pada Pickford. Ia kembali mempertanyakan keputusan VAR dalam laga Liverpool vs Sheffield United, Minggu (25/10) kemarin. Koeman dan Lampard juga sama-sama mengkritik keberadaan teknologi ini.

Beragam kontroversi yang mewarnai kehadiran VAR, sepertinya membuktikan bahwa teknologi ini belum digunakan dengan sempurna. Tetapi, semoga beberapa kontroversi ini dapat menjadi masukan dan kritikan agar penerapan VAR dapat lebih baik. Semoga saja, suatu hari nanti, VAR dapat digunakan dengan semestinya, sesuai fungsi awal ia diciptakan.

Baca Juga : Prediksi Brighton & Hove Albion vs West Bromwich Albion 27 Oktober 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here