Beranda Berita Richarlison Predator Berdarah Dingin Sedingin Es Krim Dagangannya

Richarlison Predator Berdarah Dingin Sedingin Es Krim Dagangannya

82
0
Richarlison Predator Berdarah Dingin Sedingin Es Krim Dagangannya
Richarlison Predator Berdarah Dingin Sedingin Es Krim Dagangannya

Richarlison Predator Berdarah Dingin Sedingin Es Krim Dagangannya – Richarlison menjadi bahan perbincangan para penggemar sepak bola Inggris dalam beberapa pekan terakhir. Striker asal Brasil tersebut mampu tampil cemerlang bersama Everton pada 3 laga pembuka Premier League musim ini. ia disebut sebagai salah satu predator Liga Inggris yang layak untuk memperebutkan gelar top skor musim ini.

Namun, dibalik keberhasilannya tersebut, Richarlison bisa dikatakan memiliki masa lalu yang kelam. Tumbuh di kawasan gangster, masa kecil Richarlison tak seindah anak-anak lainnya. Ia bahkan harus bekerja sebagai penjual es krim demi memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya.

Ekonomi Pas-Pasan

Richarlison de Andrade lahir di Nova Venécia, Brasil, pada 10 Mei 1997. Dibesarkan di sebuah wilayah bernama Vila Rubia, Richarlison harus menerima kenyataan hidup penuh kesulitan sejak kecil. Daerah tempat tinggalnya terkenal dengan kawasan peredaran narkoba yang dipenuhi oleh kumpulan gangster.

Bahkan, Richarlison mengaku pernah ditodong senjata api di kepalanya karena dituduh sebagai anggota geng yang mencuri sesuatu.

Sejak kecil Richarlison memang sangat gemar bermain sepak bola. Melihat para pemain bintang Brasil di televisi membuatnya termotivasi untuk mengikuti jejak mereka sebagai pemain profesional. Menurut Richarlison, kehidupannya beserta keluarganya akan lebih baik dengan pendapatan dari dunia sepak bola.

Ia pun mencoba mengikuti trial ke sejumlah klub junior di Brasil. Namun, tak satu pun dari mereka yang menerima bakat sepak bola Richarlison. Di tengah asa yang sudah mulai menipis, Richarlison nekat mengikuti trial di America MG.

Dengan sisa uang yang dimilikinya, Richarlison berangkat menuju Belo Horizonte, 600 kilometer dari tempat tinggalnya. Ia mempertaruhkan hidupnya karena tak lagi memiliki uang selain yang ada dalam genggamnya.

Beruntungnya, Richarlison berhasil lolos seleksi dan diterima sebagai pemain America MG. Namun, karena jarak rumahnya yang sangat jauh, ia terpaksa menumpang di rumah pamannya yang berada tak jauh dari tempat latihan. Selain itu, untuk membantu ekonomi keluarganya, Richarlison juga bekerja sebagai penjual permen dan es krim.

Secercah Cahaya

Tampil apik bersama tim junior, Richarlison kemudian mendapat kesempatan untuk bermain di tim utama America MG pada 2015. Ia bermain sebagai penyerang inti America MG dan mencetak 9 gol dari 24 penampilan.

Ketajamannya sebagai penyerang membuat klub raksasa Brasil, Fluminense, meminang Richarlison di musim berikutnya. Tak butuh waktu lama bagi Richarlison untuk membuktikan kelasnya. Ia langsung menjadi pilihan utama pelatih Fluminense sejak pertama kali mendarat di klub tersebut.

Selama 2 musim membela Fluminense, Richarlison sukses membukukan 15 gol dari 67 pertandingan. Penampilan cemerlang tersebut membawa Richarlison terbang ke Inggris setelah dikontrak oleh Watford.

Lagi-lagi Richarlison mampu tampil impresif di lini depan timnya. Ia mampu tampil reguler bersama tim utama Watford dengan mencatatkan 38 penampilan dan 5 gol di Premier League 2017/2018.

Penyerang Andalan Everton

Pada musim panas 2018, Everton rela mengeluarkan dana sebesar 40 juta euro untuk memboyong Richarlison ke Goodison Park. Kala itu, banyak yang meragukan sang pemain karena usianya masih 20 tahun dan belum memiliki banyak pengalaman.

Namun, Di bawah tangan dingin Carlo Ancelotti, bakat Richarlison benar-benar dipoles hingga tumbuh sebagai predator ganas di Premier League. Ia langsung tampil moncer dengan kontribusi 13 gol di musim pertamanya bersama Everton.

Richarlison Predator Berdarah Dingin Sedingin Es Krim Dagangannya
Richarlison Predator Berdarah Dingin Sedingin Es Krim Dagangannya

Di musim berikutnya, Richarlison kembali menunjukkan performa impresif dengan torehan 15 gol dari 41 penampilan di semua kompetisi.

Pada musim 2020/2021, Richarlison tampak semakin menakutkan di depan gawang lawan. Bersama Dominic Calvert-Lewin dan James Rodriguez, Ia menjadi kunci kesuksesan Everton dalam 3 laga perdana Premier League musim ini.  Total, ia telah mengoleksi 1 gol dan 2 assist untuk memberikan 3 kemenangan perdana bagi The Toffees.

Timnas Brasil

Momen mengharukan dalam hidup Richarlison terjadi pada tahun 2019 lalu. Saat itu, ia bersama keluarga besarnya tengah menantikan pengumuman pemain yang masuk dalam skuad Timnas Brasil untuk Copa America 2019. Mereka menyaksikan satu per satu nama pemain diumumkan melalui layar televisi.

Semua orang yang awalnya tegang menantikan pengumuman tersebut mendadak berteriak kegirangan kala nama Richarlison disebut. Keluarga Richarlison begitu bahagia mendengar anggota keluarganya menjadi bagian dari skuad utama Selecao. Richarlison yang mengetahui hal tersebut tampak menangis sambil memeluk ibunya. Momen tersebut diabadikan oleh Richarlison dan diunggahnya ke media sosial.

Di ajang Copa America 2019, Richarlison tampil sebanyak 3 kali dan berhasil menyumbang satu gol. Pada akhir kompetisi, ia sukses membawa Brasil juara setelah mengalahkan Chile 3-1 di final.

Baca Juga : Martin Odegaard Bintang Muda Norwegia yang Siap Bersinar Bersama Real Madrid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here