Beranda Berita Arturo Vidal Pekerja Keras Yang Jadi Inspirasi Pemuda Chile

Arturo Vidal Pekerja Keras Yang Jadi Inspirasi Pemuda Chile

136
0

Arturo Vidal Pekerja Keras Yang Jadi Inspirasi Pemuda Chile – Amerika Latin memiliki segudang pemain berkelas yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Salah satu negara pencetak talenta sepak bola berbakat adalah Chile. Arturo Vidal merupakan salah satu bintang sepak bola Chile yang hingga kini masih mempertahankan sinarnya di Eropa.

Vidal memiliki hampir seluruh elemen yang dibutuhkan sebagai seorang gelandang serba bisa. Ia memiliki mental yang kuat, gaya bermain agresif, visi bermain yang bagus serta umpan dan tembakan yang akurat. Dengan segala kelebihannya, Vidal mampu meraih kesuksesan di level internasional dan menginspirasi sejumlah pemuda di negaranya.

Pahitnya Masa Lalu

Arturo Erasmo Vidal Pardo lahir di Ibukota Chile, Santiago, pada 22 Mei 1987. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras karena tumbuh di lingkungan yang penuh tantangan sejak kecil.

Vidal dibesarkan di sebuah wilayah yang dikelilingi oleh para pekerja dan buruh yang dibayar dengan upah standar. Orang tua Vidal harus bekerja seharian penuh demi menghidupi keluarganya. Bahkan, penghasilan ayah dan ibunya masih belum cukup sehingga Vidal turut membantu orang tuanya bekerja.

Arturo Vidal Pekerja Keras Yang Jadi Inspirasi Pemuda Chile
Arturo Vidal Pekerja Keras Yang Jadi Inspirasi Pemuda Chile

Dalam sebuah sesi wawancara, Vidal pernah menuturkan bahwa dirinya sempat merasakan kelaparan waktu remaja. Ketika usianya 13 tahun, ia dan ibunya baru saja pulang dari setelah seharian bekerja. Namun, sesampainya di rumah, mereka tidak memiliki apapun untuk dimakan. Bahkan, mereka tak punya uang sepserpun untuk membeli makanan.

Mulai Mengenal Sepak Bola

Masa kecil yang sulit membuat mental Vidal sebagai pekerja keras terbentuk. Ia kemudian berusaha untuk mencari cara agar keluarganya dapat hidup lebih layak dengan penghasilan yang lebih besar. Sejak saat itulah Vidal mengenal sepak bola.

Rodelindo Roman adalah klub sepak bola pertama yang dibela Vidal. Dari sini Vidal menemukan dan mengembangkan bakat sepak bolanya. Vidal sangat senang setiap kali bermain sepak bola dengan kawan-kawannya walaupun harus berlarian di atas tanah yang penuh batu.

Vidal merasa bahwa sepak bola dapat menyelamatkan hidupnya dan keluarganya. Perubahan besar mulai dirasakannya sejak bergabung dengan Colo-Colo pada awal 2000-an. Vidal sukses menembus skuad utama Colo-Colo pada tahun 2005. Ia kemudian mencatatkan debut profesionalnya di partai final Apertura Tournament 2006 menghadapi Club Universidad de Chile.

Vidal kemudian tampil reguler bersama Colo-Colo di musim berikutnya dan memenangi Clausura Tournament 2006. Perhatian publik tertuju pada permainan impresif Vidal pada laga final Copa Sudamericana 2006. Saat itu, Vidal mampu tampil apik di lini tengah Colo-Colo walaupun timnya harus menelan kekalahan 1-2 atas wakil Meksiko, Pachuca.

Merantau ke Eropa

Potensi besar dalam diri Vidal dicium oleh pemandu bakat asal Jerman. Vidal kemudian berlabuh ke Bayer Leverkusen pada musim panas 2007 dengan biaya transfer sebesar 5,2 juta euro.

Pada musim perdana, Vidal langsung mendapat tempat di tim utama Die Werkself. Ia tampil dalam 24 laga dengan torehan 1 gol dan 6 assist di Bundesliga. Musim 2010/2011 menjadi masa-masa emas Vidal bersama Leverkusen. Ia tampil cemerlang dalam 33 pertandingan Bundesliga dan mampu menciptakan 10 gol dan 7 assist.

Statistik cemerlang Vidal membawanya terbang ke Italia untuk bergabung dengan Juventus pada awal musim 2011/2012. Menghabiskan 4 musim di Turin, Vidal sukses membuktikan kelasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia.

Vidal total telah tampil dalam 124 pertandingan di Serie A dengan sumbangan 35 gol. Ia berhasil mempersembahkan 4 scudetto secara beruntun, 2 gelar Coppa Italia, dan 2 gelar Super Coppa Italia bagi Juventus. Vidal bahkan hampir membawa Juventus juara Liga Champions 2014/2015 andai saja tidak dikalahkan Barcelona di partai final.

Vidal kemudian kembali ke Jerman untuk bergabung dengan Bayern Munchen pada Juli 2015. Bermain selama 3 musim, Vidal berhasil memberikan 3 gelar Bundesliga, 1 DFB Pokal, dan 2 Super Cup bagi Die Roten.

Pada musim panas 2018, Vidal kembali meninggalkan Jerman dan berlabuh ke Barcelona. Vidal mampu bersaing dengan sejumlah nama bintang di skuad Blaugrana. Satu gelar La Liga dan Copa Del Rey berhasil ia dapatkan di musim perdananya.

Namun, kerja keras Vidal di Barcelona tampaknya tak begitu dihargai. Ia masuk dalam daftar belanja klub pada musim panas tahun ini. Kabarnya, Vidal siap kembali ke Italia untuk bergabung bersama mantan pelatihnya, Antonio Conte, di Inter Milan.

Baca Juga : Mengenal Marina Granovskaia Sosok Emak Emak Ahli Nego Andalan Chelsea

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here