Beranda Berita Profil Carlos Vinícius Penyerang Jangkung yang Tak Suka Beradu Fisik

Profil Carlos Vinícius Penyerang Jangkung yang Tak Suka Beradu Fisik

198
0
Profil Carlos Vinícius Penyerang Jangkung yang Tak Suka Beradu Fisik
Profil Carlos Vinícius Penyerang Jangkung yang Tak Suka Beradu Fisik

Profil Carlos Vinícius Penyerang Jangkung yang Tak Suka Beradu Fisik – Sebelum dikabarkan dekat dengan Tottenham Hotspur, mungkin, tak banyak yang mengetahui sosok penyerang Benfica, Carlos Vinícius. Penyerang berusia 25 tahun tersebut memang tampil mengagumkan sejak merumput di Benfica pada 2019. Tak heran, jika kini ia menjadi target utama José Mourinho yang kini tengah mencari striker anyar.

Seperti yang kita tahu, dalam skuad Spurs, Mourinho hanya punya Harry Kane yang bermain di posisi sejati sebagai seorang penyerang. Jadi, ketika penyerang Inggris absen, Mou tak punya pilihan lain selain memasang pemain di luar posisi aslinya untuk menggantikan Kane. Dan Vinícius dirasa tepat untuk mengakhiri kebiasaannya tersebut.

Awal Karir Bersama Raksasa-Raksasa Brazil

Lalu, siapa sebenarnya Carlos Vinícius? Carlos Vinícius merupakan salah satu penyerang Benfica yang lahir pada tanggal 25 Maret 1995. Ia lahir di Bom Jesus das Selvas, sebuah kawasan di daerah Maranhão, Brazil. Vinícius kecil mengawali karirnya dari sejumlah klub raksasa Brazil, seperti Santos, Goiás hingga Palmeiras.

Namun, pada akhirnya, ia memilih melakoni debut seniornya bersama tim Brazil lainnya, Caldense pada 19 Maret 2017, setelah musim pertama yang tak mudah. Kepindahannya ke Grêmio Anápolis pada Mei 2017 berhasil mengubah karirnya. Dari semula bermain sebagai gelandang bertahan, Vinícius mendapat peran sebagai penyerang dan gelandang serang.

Lika-Liku Karir di Eropa

Sayangnya, bersama Grêmio, ia hanya tampil dua kali dan catatkan dua gol, hingga akhirnya bergabung dengan klub Portugal, Real SC. Ia melakoni laga debutnya bersama Real di ajang Taça da Liga menghadapi Belenenses dan mencetak gol penentu kemenangan. Vinícius mengakhiri karir dengan catatkan 20 gol dan sukses memancing perhatian klub Italia, Napoli.

Kepindahan Vinícius ke Napoli akhirnya terwujud pada Januari 2018 dengan nilai transfer sebesar 4 juta euro. Sempat tampil di laga pra-musim, Vinícius akhirnya dipinjamkan ke Rio Ave selama satu musim. Ia mengakhiri karirnya bersama Rio Ave dengan catatkan 14 gol dari 20 penampilan, sebelum akhirnya kembali dipinjamkan ke AS Monaco.

Selama sisa musim 2018/2019, Vinícius memperkuat tim Ligue 1 dengan catatkan gol perdana pada 15 Maret 2019. Di musim yang sama, ia membantu klub untuk batalkan degradasi ke kasta ke-2. Ia mengemas 16 gol bersama Monaco, sebelum akhirnya ditebus secara permanen oleh Benfica, dari Napoli seharga sekitar 17 juta euro.

Direkrut Benfica pada 20 Juli 2019, Vinícius mencetak golnya untuk tim asal Portugal ni dalam pertandingan melawan Paços de Ferreira. Secara keseluruhan, Vinícius berhasil mengemas 24 gol dan 13 assist dari  47 penampilannya di musim 2019/2020. Dengan catatan demikian, tak heran jika Tottenham Hotspur kini menetapkannya sebagai target utama.

Sang Goal Poacher Jangkung

Umumnya, seorang penyerang jangkung dengan postur tinggi tegap merupakan seorang pemain yang unggul dalam hal fisik. Mereka biasanya menggunakan keunggulan fisik tersebut untuk mendominasi area pertahanan lawan. Namun, bagi Vinícius yang berdiri dengan tinggi 190 sentimeter, tidak demikian adanya.

Vinícius bukan tipe pemain yang mengandalkan fisik untuk beradu fisik di darat dengan lawan, juga bukan pemain yang piawai dalam duel bola-bola udaranya. Tapi, ia memiliki ketangguhan ketika sudah menguasai bola di kakinya. Ditunjang dengan kecepatan menawan, Vinícius merupakan momok menakutkan bagi pertahanan setiap lawan.

Profil Carlos Vinícius Penyerang Jangkung yang Tak Suka Beradu Fisik
Profil Carlos Vinícius Penyerang Jangkung yang Tak Suka Beradu Fisik

Sebagai seorang penyerang, pria Brazil memiliki tipe yang lebih condong ke arah ‘Goal Poacher’ ketimbang sebagai seorang ‘Target Man’. Artinya, ia lebih suka mengeksplorasi area pertahanan lawan, ketimbang menunggu bola dari rekan-rekan setimnya. Letak kekuatan utama Vinícius adalah pada kaki kirinya yang terkenal begitu menakutkan.

Striker Pemberi Assist yang Tetap Tajam

Dalam hal kerjasama, penyerang 25 tahun juga dikenal cukup bagus. Ini dapat dibuktikan dengan catatan 13 assist yang sudah ia kumpulkan di musim 2019/2020 lalu. Kemampuan mencetak golnya juga hampir tak berkurang, dari waktu ke waktu. Di Portugal sendiri, Vinícius saat ini tercatat sudah bukukan 35 gol.

Musim lalu, ia menjadi sosok kunci bagi Benfica yang berhasil menjadi runner-up Primeira Liga, di bawah Porto yang akhirnya merengkuh gelar ke-29 mereka. Catatan 18 golnya juga menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak di kompetisi ini. Ia sejajar dengan Mehdi Taremi dari Rio Ave, dan rekan setimnya di Benfica, Pizzi.

Baca Juga : Prediksi Lazio vs Inter Milan 4 Oktober 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here