Beranda Berita Profil Sergio Reguilón Full-Back Madrid yang Kini Hijrah ke London

Profil Sergio Reguilón Full-Back Madrid yang Kini Hijrah ke London

149
0
Profil Sergio Reguilón Full-Back Madrid yang Kini Hijrah ke London
Profil Sergio Reguilón Full-Back Madrid yang Kini Hijrah ke London

Profil Sergio Reguilón Full-Back Madrid yang Kini Hijrah ke London – Nama Sergio Reguilón belakangan mendadak populer setelah klubnya, Real Madrid dikabarkan akan menjualnya ke Inggris. Tepatnya, ia tengah santer diberitakan akan merapat ke Tottenham Hotspur bersama salah satu rekan setimnya, Gareth Bale. Dan dua pemain Madrid ini diberitakan telah mendarat di London untuk menjadi bagian dari pasukan Jose Mourinho.

Sedikit perkenalan tentang pemain berusia 23 tahun, Sergio Reguilón adalah seorang pemain sepakbola profesional yang bermain untuk Real Madrid. Ia juga pernah memperkuat timnas Spanyol. Sepanjang karirnya, Reguilón sudah pernah memperkuat sekitar tiga klub berbeda Spanyol, masing-masing adalah Real Madrid, Logroñés dan Sevilla.

Bukan Keturunan Madrid Asli

Pemain bernama lengkap Sergio Reguilón Rodríguez ini dilahirkan pada 16 Desember 1996 dari pasangan Tuan dan Nyonya Ildefonso. Ia lahir di Spanyol dan merupakan putra ke-2 dari pasangan Ildefonso. Tumbuh di kawasan ibukota dan kota berpopulasi terbanyak di Spanyol, Reguilón kecil adalah anak yang aktif.

Meski terlahir di Madrid, Reguilón diketahui sama sekali tak memiliki darah keturunan asli dari ibukota Spanyol tersebut. Ia diketahui merupakan keturunan dari keluarga yang berasal dari wilayah Zamora. Zamora sendiri merupakan sebuah kota yang terletak di Castilla y León, dan berjarak sekitar 210 kilometer dari Madrid.

Karir Klub dan Internasional

Sejak kecil, Reguilón tumbuh sebagai anak yang mengidolakan Real Madrid. Reguilón pertama kali bermain sepakbola ketika usianya menginjak lima tahun. Ia bergabung dengan sebuah klub lokal bernama Collado Villalba. Hingga pada akhir musim 2005/2006, ia bergabung dengan akademi Real Madrid untuk semakin mengasah ilmu sepakbolanya.

Demi mencari menit bermain yang lebih, Reguilón rela bergabung dengan klub kasta ke-3, Logroñés, ketika ia berusia 18 tahun. Sayangnya, di Logroñés, ia malah jarang tampil dan hanya jadi penghangat bangku cadangan. Pada tanggal 16 Januari 2016, ia akhirnya kembali ke Madrid dan ditempatkan di tim junior Los Blancos.

Setelahnya, ia kembali ke Logroñés pada 23 Agustus 2016 dan kali ini, Reguilón tampil mengesankan dengan mengemas delapan gol selama semusim. Akhirnya, setelah kembali ke Madrid pada 2018, ia menjadi pilihan utama tim asuhan Santiago Solari. Hingga 25 Agustus di tahun yang sama, Julen Lopetegui mempromosikannya ke tim utama.

Profil Sergio Reguilón Full-Back Madrid yang Kini Hijrah ke London
Profil Sergio Reguilón Full-Back Madrid yang Kini Hijrah ke London

Mungkin, karena tertarik dengan sang pemain, Lopetegui kembali membawa Reguilón ke dalam skuadnya di Sevilla ketika ia menangani tim ini di musim 2019/2020. Di tim inilah Reguilón berhasil menjadi kampiun UEFA Europa League musim 2019/2020. Setelah kembali ke Madrid pada 22 Agustus 2020, ia kini dikabarkan akan langsung hijrah ke Inggris.

Mengawali karir sebagai pemain timnas Spanyol U-21 di bawah asuhan Luis de la Fuente Castillo, Reguilón menjalani debutnya bersama tim senior pada 4 Oktober 2019. Adalah pelatih Roberto Moreno yang pertama kali membawanya. Ia melakoni laga debutnya bersama La Furia Roja pada laga melawan Ukraina di ajang UEFA Nations League musim 2020/2021.

Gaya Bermain

Seperti halnya para pesepakbola lainnya, Sergio Reguilón juga memiliki ciri khas dan gaya bermainnya sendiri. Mengutip dari laman The Telegraph, Reguilón disebut merupakan seorang attacking full-back. Dengan kata lain, ia adalah pemain yang hampir selalu menghabiskan waktunya sepanjang laga di daerah pertahanan lawan.

Jika ingin mencari pemain mana yang mirip dengan Reguilón, sepertinya kita dapat melihat bek kiri Barcelona, Jordi Alba. Secara teknis, kedua pemain ini memiliki posisi bermain yang hampir serupa. Namun, sementara Alba lebih suka menusuk pertahanan lawan sendirian, maka Reguilón lebih suka memberi kesempatan mencetak gol ke rekan-rekan setimnya.

Reguilón memang berposisi sejati sebagai bek sayap. Namun bukan berarti ia hanya bermain di pinggir lapangan. Golnya ke gawang AS Roma di Europa League musim lalu menjadi salah satu buktinya. Ia sukses lakukan akselerasi ke tengah pertahanan Roma untuk akhirnya selesaikan tembakan ke arah tiang dekat gawang kompatriotnya, Pau López.

Selain memiliki kecepatan dan semua skill yang dimiliki seorang full-back hebat, Reguilón juga memiliki mental yang kuat. Ini dibuktikan dengan kesuksesannya menembus skuad utama Real Madrid yang bertabur bintang pada tahun 2018 silam. Keberhasilannya membawa gelar Europa League bersama Sevilla juga jadi bukti lain kekuatan mental Reguilón.

Baca Juga : Florian Thauvin Titisan Franck Ribery yang Gagal Bersinar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here